Gara-Gara Rokok, Pemuda Pukuli Mahasiswa di Medan Hingga Babak Belur
Tindakan kekerasan kembali terjadi di Kota Medan, Sumatera Utara. Seorang mahasiswa menjadi korban penganiayaan oleh seorang pemuda pukuli mahasiswa hanya karena menolak memberikan rokok. Insiden pemuda pukuli mahasiswa yang terjadi pada Sabtu malam, 10 Mei 2025, sekitar pukul 22.00 WIB di kawasan Jalan Jamin Ginting ini menyebabkan korban mengalami luka memar di wajah dan tubuh. Pihak kepolisian setempat telah menerima laporan terkait kasus pemuda pukuli mahasiswa ini dan tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku.
Menurut keterangan korban, yang diketahui bernama Kevin (20 tahun), kejadian bermula ketika ia sedang nongkrong bersama teman-temannya di pinggir jalan. Tiba-tiba, seorang pemuda menghampirinya dan memaksa meminta rokok. Karena tidak merokok, Kevin menolak permintaan tersebut. Namun, penolakan itu justru membuat pemuda tersebut marah dan langsung melakukan pemukulan terhadap Kevin. Akibat pukulan bertubi-tubi, Kevin mengalami luka memar di bagian wajah dan sempat tersungkur. Setelah melakukan aksinya, pemuda tersebut langsung melarikan diri.
Teman-teman Kevin yang menyaksikan kejadian pemuda pukuli mahasiswa ini segera membantu korban dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Medan Baru. Berdasarkan laporan korban dan saksi, pihak kepolisian langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan. Ciri-ciri pelaku pemuda yang melakukan pemukulan juga telah dikantongi oleh pihak kepolisian dan saat ini petugas tengah melakukan pengejaran.
Kapolsek Medan Baru, Kompol Teuku Fathir, membenarkan adanya laporan kasus penganiayaan tersebut. “Kami telah menerima laporan dari korban dan saat ini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut. Tim kami di lapangan tengah berupaya untuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku pemuda yang melakukan pemukulan terhadap mahasiswa tersebut,” ujar Kompol Teuku Fathir saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon pada Minggu siang. Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan pelaku untuk segera melaporkannya ke kantor polisi terdekat. Kasus pemuda pukuli mahasiswa ini menjadi perhatian dan menimbulkan keresahan di kalangan mahasiswa dan masyarakat Medan. Pihak kepolisian berjanji akan menindak tegas pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku.
